Kombinasi Metode Enkripsi Vigenere Chiper dan Caesar Chiper
Keywords:
Enkripsi, Vigenere Cipher, Caesar Cipher, Keamanan Informasi, KriptografiAbstract
Keamanan dan kerahasiaan data tetap menjadi prioritas utama dalam komunikasi. Ketiadaan prosedur keamanan yang memadai telah menyebabkan peningkatan insiden pencurian data, khususnya pada aplikasi dan jaringan komunikasi yang memproses data berupa teks. Salah satu faktor utama terjadinya pencurian data teks adalah kurangnya penerapan prosedur keamanan yang efektif. Oleh karena itu, metode kriptografi atau penyandian data menjadi solusi yang diperlukan. Enkripsi data merupakan teknik yang umum digunakan untuk melindungi data dari akses tidak sah.
Dengan penerapan metode kriptografi, diharapkan dapat meminimalkan kasus pencurian atau penyadapan data.
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun prosedur keamanan data teks melalui penggabungan dua metode kriptografi, yaitu Vigenere Cipher dan Caesar Cipher. Kombinasi ini menggunakan kunci yang berbeda pada setiap metode; Vigenere Cipher memanfaatkan kunci berupa teks, sementara Caesar Cipher menggunakan pergeseran angka. Penelitian mencakup proses penyandian data melalui perhitungan manual dan implementasi program. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil enkripsi dengan perhitungan manual konsisten dengan hasil yang dihasilkan oleh program, selama input plainteks terdiri dari huruf kapital. Berdasarkan evaluasi, tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100% dengan 15 percobaan yang mencakup hingga 5000 karakter plainteks dan cipherteks.
